Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2019

IMPIAN TERBAIK ITU SESUATU YANG MEMBUAT ANDA SULIT TIDUR

Gambar
Impian atau cita-cita adalah energi untuk melakukan gerakan. Impian atau cita-cita adalah pencetus motivasi, motif untuk melakukan aksi. Impian atau cita-cita adalah guide atau pengarah yang akan menuntun kita melakukan usaha secara efektif dan terukur. Karena impian dan cita-citanyalah seorang petani menanam benih, kemudian telaten dan istiqamah merawatnya hingga membuahkan hasil. Karena impian  dan cita-citanya juga, seorang ibu dengan tulus, sabar, dan penuh dedikasi menyusui bayinya, kemudian mendidik buah hatinya tersebut hingga tumbuh dewasa. Petani tak pernah kenal lelah melakukan pekerjaannya demi harapannya. Seorang ibu tak pernah mengeluh dalam merawat dan membesarkan anaknya demi tercapainya impian serta harapannya. Bahkan, petani dan seorang ibu, dan orang tua pada umumnya, seringkali sulit tidur demi mewujudkan impiannya. Jadi, bila Anda sudah menetapkan impian dan cita-cita, tetapi masih merasa santai, bahkan malas-malasan, bisa jadi itu bukan impian Anda yang sesu...

NAFKAH HALAL JEMBATAN BERTEMU ALLAH

Gambar
Mencari nafkah halal adalah kewajiban. Bahkan bukan sekedar itu, mencari nafkah adalah simbol kehormatan. Islam sangat mengecam orang yang malas dan berpangku tangan sambil mengharapkan belas kasihan orang lain. Sebaliknya, Islam sangat memuliakan orang yang mandiri dan hanya memberi makan keluarganya hasil dari tetes keringatnya sendiri. “Sesungguhnya, seorang di antara kalian membawa tal i-talinya dan pergi ke bukit untuk mencari kayu bakar yang diletakkan di punggungnya untuk dijual sehingga ia bisa menutup kebutuhannya, adalah lebih baik daripada meminta-minta kepada orang lain, baik mereka memberi atau tidak.” (HR Bukhari) Mencari dan memberikan nafkah yang halal juga sebagai jembatan penghubung yang akan mengantarkan kita pada pertemuan dengan Allah SWT kelak di akhirat. “Sungguh tidaklah engkau menginfakkan nafkah (harta) dengan tujuan mengharapkan (melihat) wajah Allah (pada hari kiamat nanti) kecuali kamu akan mendapatkan ganjaran pahala (yang besar), sampai pun makanan y...

BERSIAPLAH! PERJALANAN MASIH JAUH

Gambar
Hidup di dunia tak ubahnya permainan. Menyenangkan, tapi hanya dalam sekilas. Kadang juga menyedihkan, tapi sabarlah, karena itu juga hanya sekilas. Kita menjalaninya tak ubah dalam hitungan menit atau jam saja. Oleh karena itu, jangan terlena dengan keindahannya. Jangan pula merana karena nestapanya. Sekali lagi, kita hanya menjalaninya sekilas lalu saja, karena kita adalah musafir. Hanya bertedu h sejenak, untuk kemudian melanjutkan perjalanan panjang. Pada saatnya, kita akan bertemu keabadian. Seperti apa keadaan kita pada saat bertemu dengan keabadian? Semua itu akan ditentukan oleh pilihan yang kita ambil selama melakukan perjalanan sebagai musafir di dunia. Bekal yang Anda siapkan selama menjadi musafir, itulah yang akan Anda nikmati secara abadi kelak. Persiapkan diri Anda untuk menjadi musafir yang baik, karena perjalanan kita masih berlanjut. Semakin baik persiapan Anda, maka pada saatnya Anda akan menikmati keindahan abadi. Tidaklah aku tinggal di dunia melainkan seperti m...

PELIHARA TERUS HARAPANMU

Gambar
Pendaki gunung yang tangguh selalu meletakkan harapannya di puncak tertinggi, sehingga dia tak pernah merasa lelah dan takut untuk terus mendaki lereng yang terjal. Seorang petani tak pernah jemu melakukan proses mulai dari menyemai benih, memupuk, menyirami, hingga menjaga tanamannya, karena dia berharap akan memanen hasilnya di ujung proses. Harapan membuat energi kita keluar dan mengalir terus-menerus. Harapan adalah motivasi bagi kita untuk menjalani proses. Dan karena ha rapan, seseorang tak kenal menyerah. Begitu besar peranan harapan dalam hidup, oleh karena itu jaga terus harapan di hati dan pikiran kita. Sekali saja Anda kehilangan harapan, maka Anda akan menjadi orang yang kalah. “Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman.” (QS Ali Imran 3:139) www.shadnetwork.com/ahadi/