BERSIAPLAH! PERJALANAN MASIH JAUH
Hidup di dunia tak ubahnya permainan. Menyenangkan, tapi hanya dalam sekilas. Kadang juga menyedihkan, tapi sabarlah, karena itu juga hanya sekilas. Kita menjalaninya tak ubah dalam hitungan menit atau jam saja. Oleh karena itu, jangan terlena dengan keindahannya. Jangan pula merana karena nestapanya. Sekali lagi, kita hanya menjalaninya sekilas lalu saja, karena kita adalah musafir. Hanya berteduh sejenak, untuk kemudian melanjutkan perjalanan panjang.
Pada saatnya, kita akan bertemu keabadian. Seperti apa keadaan kita pada saat bertemu dengan keabadian? Semua itu akan ditentukan oleh pilihan yang kita ambil selama melakukan perjalanan sebagai musafir di dunia. Bekal yang Anda siapkan selama menjadi musafir, itulah yang akan Anda nikmati secara abadi kelak. Persiapkan diri Anda untuk menjadi musafir yang baik, karena perjalanan kita masih berlanjut. Semakin baik persiapan Anda, maka pada saatnya Anda akan menikmati keindahan abadi.
Tidaklah aku tinggal di dunia melainkan seperti musafir yang berteduh di bawah pohon dan beristirahat lalu musafir tersebut pergi meninggalkannya.” (HR Tirmidzi)
www.shadnetwork.com/ahadi/

Komentar
Posting Komentar